Rusun Wisma Atlet: Masih Minim Penghuninya
Menurut Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Husen, tingkat keterisian rumah susun (Rusun) masih relatif minim. Salah satu yang masih minim penghuninya adalah Rusun Wisma Atlet. Husen menekankan pentingnya memanfaatkan secara optimal aset-aset hunian seperti Rusun untuk warga Jakarta.
Kesulitan Akses Rumah Susun Sewa
Husen juga menyampaikan bahwa sulitnya mengakses rumah susun sewa (Rusunawa) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi keluhan yang kerap disampaikan oleh masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta untuk mempermudah proses akses warga dalam mendapatkan hunian di rumah susun.
Kebijakan Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Jakarta perlu membuat kebijakan yang menyasar semua kelompok, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Husen berharap keberadaan Rusun di Jakarta dapat memberikan hunian yang layak bagi warga Jakarta dan menjadi salah satu upaya dalam mengentaskan permasalahan kawasan kumuh di Jakarta.
Upaya Pemprov DKI Jakarta
Husen menegaskan pentingnya bersatu-padu untuk menyediakan kebutuhan hunian bagi warga Jakarta, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Ia juga meminta agar proses pengisian rumah yang masih kosong di Rusun segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hunian warga.
Kesimpulan
Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa tingkat keterisian rumah susun di DKI Jakarta masih minim. Diperlukan upaya dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk memaksimalkan pemanfaatan hunian seperti Rusun demi memberikan hunian yang layak bagi warga Jakarta. Dengan adanya kebijakan yang menyasar semua kelompok, diharapkan masalah keterisian rumah susun dapat teratasi dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup warga.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis